Jule Klaim Masih Didekati Pengiklan Meski Diboikot Publik

Jule Klaim Masih Didekati Pengiklan Meski Diboikot Publik

Rumpi TetanggaJulia Prastini, atau yang lebih dikenal dengan nama Jule, blak-blakan mengungkapkan bahwa meski tengah diboikot publik akibat skandal perselingkuhannya, beberapa brand masih mendekatinya untuk kerjasama.

Dalam wawancara yang dikutip dari YouTube Polarmelvin pada Rabu, 4 Februari 2026, Jule mengungkapkan, “Sebenarnya, ada beberapa brand yang masih nawarin (kerjasama). Aku tuh mikirin banget konsep campaign-nya.” Meskipun tawaran tersebut masih datang, Jule memilih untuk tidak menerima pekerjaan dalam waktu dekat.

Fokus Membenahi Diri dan Belajar Hobi Baru

Jule memutuskan untuk sementara waktu menjauh dari dunia pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan komersial. Ia lebih memilih untuk fokus pada proses pemulihan diri setelah melewati banyak hujatan warganet terkait perselingkuhan yang terjadi. Dalam masa-masa ini, Jule ingin melakukan hal-hal yang disukainya. Salah satunya adalah mengasah kemampuan memasak.

“Karena aku suka masak, jadi aku mau belajar baking. Itu rencana terdekat yang pengin aku realisasikan. Karena aku kan suka masak ya,” ujarnya dengan penuh semangat.

Baca Juga : Dokter Oky Pratama Dapat Karangan Bunga Diduga Teror dan Intimidasi, Langsung Lapor Polisi

Kekasih Jule Memuji Kemampuan Memasak Sang Selebgram

Safrie Ramadhan, kekasih Jule yang juga seorang petinju asal Yogyakarta, turut memberikan dukungan. Safrie memuji kemampuan Jule dalam dunia kuliner. “Iya, dia kalau soal masak jago banget. Masakannya enak,” tutur Safrie, yang juga mendukung rencana Jule untuk lebih fokus pada hobi memasaknya.

Jule sendiri mengungkapkan bahwa ada dua jenis masakan yang sangat dikuasainya, yaitu seblak dan yakiniku. “Aku tuh jago banget bikin seblak sama yakiniku. Dua menu ini sudah diapproved sama teman-teman aku. Mereka bilang, enak,” jelas Jule.

Belajar dari Pengalaman dan Memilih Hidup Low Profile

Skandal perselingkuhan yang sempat mengguncang nama Jule mengajarkannya banyak hal. Ia merasa pengalaman pahit itu memberinya pelajaran berharga, terutama dalam hal keputusan hidup di masa depan. Saat ini, Jule lebih memilih untuk hidup low profile dan menjalani kehidupannya di balik layar.

“Sekarang di belakang layar saja deh. Target aku, semoga di usia 40 tahun nanti aku sudah bisa mencapai financial freedom,” ungkapnya penuh harapan.

Kesimpulan: Jule Fokus pada Hal-Hal Positif

Meski sempat mengalami masa-masa sulit, Jule kini lebih fokus pada hal-hal yang membuatnya bahagia dan berkembang. Meskipun ada tawaran dari pengiklan, ia memilih untuk mengambil waktu untuk dirinya sendiri, mengasah kemampuan baru, dan menetapkan tujuan hidup yang lebih baik di masa depan. Fokusnya kini adalah mencapai kebebasan finansial dan memperbaiki diri.