Tangis Richa Novisha Pecah Saat Jenazah Gary Iskak Dimakamkan
Rumpi Tetangga – Aktor senior Gary Iskak meninggal dunia usai mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Sabtu dini hari, 29 November 2025. Kepergian mendadak bintang film dan sinetron tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan dunia hiburan tanah air.
Prosesi Pemakaman Dihantarkan Isak Tangis dan Hujan Gerimis
Setelah sempat dirawat intensif di RS Sunyoto, nyawa Gary tak dapat diselamatkan. Jenazah almarhum kemudian disemayamkan di rumah duka dan disalatkan di Masjid Jami’ Ar-Rahmah Rempoa, Ciputat, sebelum akhirnya dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada siang hari yang sama.
Rintik hujan turut mengiringi prosesi perjalanan dari rumah duka hingga ke pemakaman, menambah suasana haru yang menyelimuti. Istri Gary, Richa Novisha, tampak berusaha kuat meski jelas terlihat kesedihan mendalam di wajahnya.
Air Mata Richa Pecah Saat Jenazah Turun ke Liang Lahat
Suasana haru semakin memuncak saat adzan dikumandangkan menjelang prosesi pemakaman. Ketika jenazah Gary mulai diturunkan ke liang lahat, Richa Novisha tak kuasa membendung air mata, yang selama ini coba ia tahan demi anak-anak mereka.
Baca Juga : SCTV dan Indosiar Harumkan Indonesia di 30th Asian Television Awards
Putri mereka yang turut hadir di lokasi pun menangis dalam pelukan keluarga, menyaksikan sang ayah dimakamkan untuk selamanya. Sejumlah rekan selebritas juga terlihat hadir memberikan penghormatan terakhir.
Kronologi Kecelakaan Tragis di Pesanggrahan
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, kecelakaan terjadi saat Gary Iskak mengendarai motor Yamaha RX King di kawasan Pesanggrahan. Dugaan awal menyebutkan bahwa kendaraan kehilangan kendali sebelum menghantam pohon di pinggir jalan.
Benturan keras menyebabkan luka berat pada tubuh sang aktor. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tak tertolong. Pihak keluarga memilih untuk tidak memperpanjang spekulasi dan meminta doa terbaik untuk almarhum.
Jejak Karier Gary Iskak di Dunia Akting Indonesia
Lahir di Jakarta pada 1973, Gary Iskak dikenal sebagai aktor dengan karakter kuat dan karisma layar yang khas. Ia mengawali debutnya lewat film “Bintang Jatuh” pada tahun 2000. Sejak saat itu, namanya terus bersinar di berbagai layar, baik televisi maupun layar lebar.
Selama 25 tahun berkarya, Gary telah membintangi lebih dari 50 judul film, 2 film pendek, 9 web series, serta lebih dari 30 sinetron. Karyanya tak hanya meninggalkan kesan bagi penonton, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi aktor baru.
Kenangan dan Warisan yang Ditinggalkan
Kepergian Gary Iskak menyisakan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga para penggemar dan rekan seprofesi. Banyak yang mengenangnya sebagai pribadi hangat, pekerja keras, dan ayah yang penuh kasih.
Kini, dunia hiburan kehilangan salah satu talenta terbaiknya. Namun warisan karya dan kenangan akan sosok Gary Iskak akan terus hidup di hati para penggemarnya.
Doa Terbaik untuk Almarhum
Dengan kepergiannya, publik diminta untuk menghormati privasi keluarga dan mengenang Gary Iskak sebagai aktor yang telah banyak memberi warna pada perfilman Indonesia. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan.


