Ruben Onsu Menanti Sidang Hak Asuh dengan Harapan Bisa Berkumpul Lagi Bersama Anak

Ruben Onsu Menanti Sidang Hak Asuh dengan Harapan Bisa Berkumpul Lagi Bersama Anak

Rumpi Tetangga – Menjelang sidang perdana gugatan hak asuh anak yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026, Ruben Onsu mengaku terus mempersiapkan diri secara mental dan spiritual. Presenter sekaligus pengusaha tersebut memilih menghadapi proses hukum dengan penuh ketenangan sambil memanjatkan doa agar dapat kembali berkumpul bersama anak-anaknya. Di tengah perhatian publik terhadap perkara tersebut, Ruben menegaskan bahwa fokus utamanya bukan pada polemik yang berkembang, melainkan pada harapan untuk membangun kembali kebersamaan dengan buah hatinya.

Sidang Perdana Hak Asuh Anak Segera Digelar

Sidang perdana gugatan hak asuh anak yang diajukan Ruben Onsu terhadap mantan istrinya, Sarwendah, akan menjadi langkah awal dalam proses hukum yang tengah berjalan. Persidangan tersebut diperkirakan menjadi perhatian publik karena menyangkut masa depan kedua anak mereka. Meski demikian, Ruben memilih menghormati seluruh proses yang berlangsung sesuai ketentuan hukum dan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang.

Ruben Onsu Mengandalkan Doa Sebagai Kekuatan

Alih-alih mempersiapkan strategi secara berlebihan, Ruben mengaku lebih memilih memperkuat doa dan keyakinannya. Menurutnya, hanya Tuhan yang mengetahui jalan terbaik bagi dirinya maupun anak-anaknya. Oleh sebab itu, ia berharap setiap doa yang dipanjatkan dapat dikabulkan sehingga keinginannya untuk kembali berkumpul bersama keluarga dapat terwujud pada waktu yang tepat.

Rasa Rindu kepada Anak Sulit Disembunyikan

Di tengah proses hukum yang sedang berlangsung, Ruben tidak menutupi besarnya rasa rindu kepada kedua putrinya. Ia mengakui kerinduan tersebut menjadi salah satu hal yang paling berat selama menjalani situasi saat ini. Bahkan, perasaan itu sering kali muncul dalam berbagai aktivitas sehari-hari sehingga membuatnya semakin berharap dapat segera bertemu kembali dengan anak-anaknya.

Baca Juga : Tangis Sang Istri Iringi Pemakaman Temon, Perpisahan Penuh Haru di Tanah Kusir

Unggahan Media Sosial Menjadi Pelampiasan Kerinduan

Belakangan ini, Ruben beberapa kali membagikan foto dan video kebersamaannya dengan anak-anak melalui media sosial. Unggahan tersebut bukan sekadar dokumentasi, melainkan menjadi cara sederhana untuk mengekspresikan rasa sayang dan kerinduannya. Selain itu, banyak warganet memberikan dukungan moral serta doa agar keluarga tersebut dapat menemukan jalan terbaik bagi semua pihak.

Fokus Menghadapi Proses Hukum dengan Tenang

Ruben menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terpengaruh oleh berbagai komentar maupun opini yang berkembang di media sosial. Sebaliknya, ia memilih memusatkan perhatian pada jalannya persidangan. Dengan sikap tersebut, Ruben berharap proses hukum dapat berjalan secara objektif sehingga menghasilkan keputusan yang benar-benar mempertimbangkan kepentingan terbaik bagi anak-anaknya.

Sudah Menyiapkan Rencana Bersama Anak-Anak

Di balik penantian menuju persidangan, Ruben mengaku telah memiliki banyak rencana apabila nantinya dapat kembali hidup bersama anak-anaknya. Ia ingin menghabiskan lebih banyak waktu berkualitas bersama keluarga, mulai dari aktivitas sederhana hingga berbagai kegiatan yang selama ini belum sempat dilakukan. Harapan tersebut menjadi motivasi besar baginya untuk tetap kuat menghadapi setiap tahapan proses hukum.

Ruben Enggan Menanggapi Isu Boikot Sarwendah

Saat dimintai tanggapan mengenai isu boikot yang belakangan dikaitkan dengan Sarwendah, Ruben memilih untuk tidak memberikan komentar lebih jauh. Menurutnya, persoalan tersebut bukan menjadi fokus utama saat ini. Sebaliknya, ia ingin menjaga situasi tetap kondusif agar proses persidangan tidak terganggu oleh isu-isu lain yang berkembang di ruang publik.

Harapan Terbesar Adalah Kembali Berkumpul dengan Keluarga

Pada akhirnya, Ruben Onsu menegaskan bahwa tujuan utamanya bukan sekadar memenangkan gugatan hak asuh, melainkan memperoleh kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan bersama anak-anaknya. Ia berharap seluruh proses dapat berlangsung dengan baik dan menghasilkan keputusan yang memberikan manfaat terbaik bagi masa depan buah hatinya. Dengan doa, kesabaran, dan dukungan dari banyak pihak, Ruben optimistis dapat melewati masa sulit tersebut dengan penuh keikhlasan.